Rabu, 01 Maret 2023

Belajar pergaulan remaja melalui kasus DAD (David,Agnes,Dandy)

 



Kisah penganiayaan mantan pacar oleh pacar baru sedang marak-maraknya terjadi sedang trending di media sosial manapun, khususnya twitter. Kasus ini menimpa seorang anak dari Pembesar GP Ansor yang menjadi korban dan Pegawai Ditjen Pajak Kementrian Keuangan sebagai pelaku. Isunya kejadian ini terjadinya akibat seorang remaja perempuan bernama agnes.

 

Kronologi kejadian ini banyak versinya. Versi yang tersebar melalui social media adalah agnes mengadu domba pacar barunya dengan mantan pacarnya. David yang menjadi mantan pacarnya itu dihajar oleh mario dandy dan temanya shane. Dilansir dari beberapa web dan twitter, agnes saat itu hendak mengambil kartu pelajar kepada David, namun david mencabuli Agnes dan dilihat oleh Dandy. Dandy panas dan menghajar David bersama dengan Shane. Versi lain mengatakan bahwa Dandy yang cemburu saat melihat David. Namun yang menjadi pertanyaan sekarang ialah mengapa saat kejadian tersebut Agnes malah merekam kejadian tersebut?

 

Sekarang, kasus ini masih ditangani oleh kepolisian. Pengacara Agnes mengatakan bahwa ini pure merupakan salah Dandy, namun Shane mengatakan bahwa ini adalah salah David. Ini masih menjadi pertanyaan oleh warganet. Banyak netizen yang mengatakan bahwa kejadian ini mirip dengan kejadian yang baru saja ditutup, yakni kasus Ferdy Sambo dan Putri Chandrawinata. Selain itu, kasus ini membawa dua instansi/lembaga yakni David seorang putra pengurus GP Ansor dibawah Kemenag dan Dandy seorang putra dari Pegawai Ditjen Pajak.

 

Akibatt kasus ini, banyak pihak yang dirugikan. Salah satunya adalah pihak dari keluarga Dandy. Yang mana ayahnya mengundurkan diri sebagai pegawai. Selain itu, masalah ini menjalar ke semua masalah. Setelah kejadian tersebut, terungkap bahwa banyak pegawai pajak yang belum disiplin dalam urusan perpajakan. Dan untuk David, diketahui ayahnya adalah seorang muallaf dan bergabung dengan Gerakan Pemuda Ansor atau banser. Namun, banyak isu yang mengatakan bahwa ayah David adalah seorang yang suka mengolok-ngolok ulama. Wallahu’alam. Dan fun factnya adalah gadis yang mereka rebutkan merupakan gadis berusia 15 tahun. Na’udzubillahimindzalik

 

Jadi, ibrah yang dapat kita petik dalam kejadian ini ialah waspadalah dengan pergaulan. Selain itu, orang tua harus mengawasi gerakan anak. Mengawasi bukan berarti mengekang. Pergaulan dan sikap remaja di masa kini sudah rentan. Jauh dari kata adab. Mereka terpengaruh oleh beberapa sikap ataupun video yang bisa mereka akses dimanapun dan kapanpun. Maka dari itu, kita juga sebagai pemuda mari mengajak orang-orang terdekat kita untuk menjadi orang yang baik dan taat pada perintah tuhan yang maha esa. Marilah menjadi pemuda yang berguna bagi bangsa, negara, dan agama.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Sejarah dan Fakta Sungai Bilah, Sungai Pelarian Orang Bilah

  Sungai Bilah merupakan sungai yang terdapat di Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara. Sungai ini memiliki hulu di sekitar bukit b...