Halo uri chingu, sudah lama ni smartza gak
nulis di blog lagi. Pasti kalian juga tidak peduli kan apa yang membuat smartza
berhenti menulis, hahah. Karena ada benturan beberapa pekerjaan dan semangat
smartza untuk menulis lagi, aku ucapin sorry untuk kalian semua ya.
Alhamdulillah tidak terasa kita sudah memasuki
bulan Ramadhan tahun 1443 H. Dan pandemi sedikit demi sedikit mulai hilang
wujudnya. Aktivitas pada umumnya juga sudah dilakukan namun tetap memperhatikan
protokol kesehatan. Nah, di artikel ini smartza ingin membahas mengenai apasih
yang harus kita lakukan di awal-awal bulan ramadhan ini. Mari baca artikelnya
sampai akhir ya.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah
dan bulan mulia bagi kaum muslimin. Dibulan Ramadhan, orang-orang yang
mengerjakan kebajikan akan diganjar dengan pahala yang berlipat ganda begitu
pun sebaliknya jika melakukan maksiat. Maka dari itu, haruslah kepada kita
mengerjakan kebaikan dan menjauhi keburukan. Beberapa hal yang bisa menjadi
amalan kita di bulan suci ramadhan ialah :
1. Sahur
Source : id.theasianparent.com
Sahur memang hal yang sepele. Namun dibalik
hal sepele itu ada pahala. Seperti yang Diriwayatkan oleh HR. Ahmad, Nabi
Muhammad Saw bersabda, "Bersahur itu adalah suatu keberkahan, maka janganlah
kamu meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air, karena Allah dan para
malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur (makan sahur)." (HR.
Ahmad). Bagi kita, sahur mungkin hal yang sulit karena bangun sebelum subuh dan
memakan makanan yang berat seperti nasi. Padahal di waktu tersebut banyak dari
kita yang tidak selera. Sahur juga membantu kita bersemangat menjalani hari
dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari
2. Sholat Sunnah
Bulan Ramadhan seharusnya menjadi bulan
pembelajaran bagi kaum muslimin. Ibadah-ibadah sunnah sebaiknya secara rutin
agar menjadi suatu kebiasaan baru di luar bulan Ramadhan. Ibarat karantina
sebuah kegiatan yang membuat suatu habit baru ketika sudah keluar dari
karantina tersebut. Adapun solat sunnah yang baik dilakukan ketika bulan
Ramadhan ialah Solat Tahajjud, Solat Dhuha, Solat Sunnah Qobliyah dan Ba’diyah,
Solat Tarawih dan witir. Solat Tahajjud dikerjakan di sepertiga malam. Ini
bagus untuk menyadarkan kita sebelum mengadakan sahur dan dilanjutkan solat subuh.
Shalat Dhuha juga bagus samanya dengan shalat tahajjud agar hari-hari kita
tidak bosan mau mengerjakan apa dan juga shalat dhuha adalah shalat menambah
rezeki. Laki-laki diwajibkan solat 5 waktu di mesjid. Untuk menambah semangat
solat di mesjid alangkah baiknya menambah shalat qobliyah dan ba’diyah. Shalat
ini ibarat sayap yang membantu burung terbang. Dan untuk shalat terakhir ialah
shalat tarawih dan witir. Shalat tarawih adalah shalat sunnah yang dilakukan
hanya saat bulan Ramadhan. Jika shalat tarawih dilakukan di 10 malam terakhir,
itu mendapat pahala lebih banyak karena pada dasarnya 10 malam terakhir di
bulan Ramadhan banyak malaikat yang turun ke bumi untuk memperhatikan umat
muslim
3. Infaq dan Sedekah
Infaq merupakan sebuah pemberian berupa uang.
Kita sebagai muslim haruslah mampu membantu sesama. Begitu juga dengan sedekah.
Sedekah berbuka puasa kepada tetangga, saudara, ataupun orang-orang yang ada di
jalanan seperti ojol maupun pengemis. Di bulan Ramadhan orang-orang yang tidak
mampu mungkin bisa dibantu. Mereka senang kita mendapat pahala. Ini merupakan
simbiosis mutualisme. Dengan berinfaq danbersedakah, kita tidak akan miskin.
Malah Allah SWT akan memberikan kita ganjaran yang sangat besar. Seperti firman
Allah SWT.
"Infakkanlah (hartamu) di jalan Allah,
dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan
sendiri, dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang
berbuat baik." (QS. Al-Baqarah: 195)
4. Membantu Orang tua
Membantu orang tua atau mungkin tetangga
maupun saudara jika dilakukan dibulan puasa mendapat ganjaran 2 kali lipat.
Karena dengan membantu sesama, kita dapat meringankan pekerjaan orang. Selain
itu, kita akan dengan mudah mendapat senyuman dari orang lain yang bermakna bahwa
senyum itu adalah sebuah ibadah
5. Membaca buku dan Tadarus Al-Qur’an
Source : IAIN.bukittiinggi.com
Kita adalah manusia yang terlahir bodoh. Di
bulan Ramadhan tidak ada alasan malas untuk menambah wawasan dan ilmu
pengetahuan dengan membaca buku. Insyaallah dengan membaca buku kita menjadi
insan yang mulia. Tak lupa pula kita membaca Al-Qur’an, kitab suci umat islam.
Di hari biasa saja jika membaca Al-Qur’an satu huruf mendapat ganjaran apalagi
dibaca di bulan Suci. Makin banyak nabung pahala dong.
Oke uri chinggu, mungkin itu saja yang dapat
Smartza sampaikan. Semoga bermanfaat. Agar puasa kita ada manfaatnya dan tidak
sia-sia dengan menghabiskan waktu dengan tidur. Itu nanti terkesan
menyia-nyiakan pahala dan menjadi sebuah mudharat bagi kita. Tetap semangat.
Hwaiting !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar